New Album
album
Album Title:
Misteri Kalajengking Hitam
Artist:
The Changcuters
Release:
2009-03-17

Detail Berita
Buaya Gendong Cicak, Nggak Perlu Alergi!
Naomi Siregar
 Buaya Gendong Cicak, Nggak Perlu Alergi!
Logo Cicak melawan Buaya

06/11/2009 13:10 | Pementasan Musik
Liputan6.com, Jakarta: All Nite Long milik Lionel Richie mengalun dengan sentuhan musik Jawa. Unik. Dan, lagu berbahasa Inggris itu pun membuka pementasan Orkes Sinten Remen di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (5/11) malam. Belum habis lirik dinyanyikan, penonton sudah tertawa lepas. Rupanya para pemusik di atas panggung menyelipkan banyolan-banyolan kritis yang menggelitik.

Pertunjukan semakin seru, saat ke-13 pemusik asal Yogyakarta itu saling menimpali cerita. Djaduk Ferianto si empunya acara duduk di tengah dua gadis cantik berpenampilan ala zaman dulu kala. Ia mengenakan sarung bermotif kotak-kotak, baju koko, dan peci hitam. Sehingga budayawan nyentrik itu terlihat bak murid pesantren.

"Saya Romo," ujarnya, dengan gaya sok berwibawa. Yang benar saja?

Jauh-jauh dari luar Jakarta, Djaduk dan kawan-kawan hanya ingin ikutan menanggapi persoalan yang sedang heboh di berbagai media. Itu lho, masalah cicak versus buaya alias Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melawan Polri. Sinten Remen sepaham, KPK harus didukung. Maka pertunjukan berjudul Buaya Keroncong Gendong Cicak itu pun diharapkan bisa menyentil para penegak hukum yang dinilai sudah keluar jalur.

"Ini sebagai pengingat. Nggak perlu alergi dengan kata buaya. Toh, ada buaya keroncong, ada juga Kota Surabaya. Masa kata buaya mau diganti jadi kadal, jadi Surakadal?"cCeletuk Djaduk, menanggapi protes penggunaan kata buaya oleh penegak hukum.

Selain membawakan lagu-lagu lama, beberapa tembang anak Indonesia pun diplesetkan. Di antaranya, Tik.. Tik.. Bunyi Hujan, Burung Kutilang, Di Sini Senang Di Sana Senang, dan masih ada beberapa lagi. Tentu saja, Djaduk terlebih dahulu meminta izin atas perubahan lirik itu.

Berkiblat pada etnik-jazz, tentunya membuat permainan musik Sinten Remen terdengar variatif. Ada irama Jawa yang dibawakan dengan lembut. Ada juga blues dan country ala western. Hasilnya, Caping Gunung ciptaan Gesang pun jadi terkesan seperti musik dari dua ranah budaya. Sama halnya dengan Imagine milik John Lennon, yang awalnya sendu berubah menjadi nyeleneh, ketika Djaduk dan kawan-kawan menyanyikannya dalam cita rasa lenong Betawi.

Rugi rasanya kalau tidak menikmati suguhan budayawan cerdas tersebut. Pasalnya, ada lagu ciptaan Djaduk yang dibuatnya dua tahun lalu dan tak dinyana cocok dengan momentum kisruh KPK Vs Polri saat ini. Judulnya Maling Budiman. "Maling di negeriku hidupnya terjamin. Maunya ditangkap, tapi kok lucunya yang menangkap juga maling..."

Inilah upaya yang bisa dilakukan Sinten Remen melalui pergelaran musik sepanjang satu jam tadi. Tujuannya, agar masyarakat tersadarkan akan kondisi sosial-politik di Tanah Air. Para seniman itu juga berharap, semua bisa menghormati akal sehat. Artinya, kalau melihat kebobrokan, janganlah dibiarkan.

Semoga cicak dan buaya yang tengah bergelut mendengar pesan mereka, dan saling menggendong untuk kebaikan bersama.(OMI/SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 
Info Program

  INBOX

Inbox menjadi sebuah program musik yang disiarkan secara langsung dan dikemas apik serta menghadirkan 20 tangga lagu yang sedang hits di setiap episodenya. Uniknya, acara ini juga menyuguhkan interaktif via 3G dengan pemirsa SCTV.

  BY REQUEST

Di balik kesuksesan musisi, ada perjalanan berliku yang selalu menarik disimak. By Request menyajikan sebuah acara yang tak hanya menyuguhkan musik, namun juga mengupas tuntas kisah sukses perjalanan karier sang superstar, berikut liku-likunya.

  HIP HIP HURA

Hip Hip Hura adalah sebuah tayangan musik yang dikemas sedemikian rupa dengan menampilkan grup musik yang sedang memulai debut baru, atau para pemusik yang sedang menapaki karier mereka menuju puncak. Aksinya bisa digelar lewat "konser" di jalan, pertokoan, dan tempat-tempat umum.

  MUSIK SPESIAL

Setiap tayangan Musik Spesial akan mempersembahkan penyanyi solo atau grup band yang akan membawakan tembang-tembang hits mereka. Ditayangkan satu jam penuh, penyanyi dan grup band papan atas Tanah Air ini akan memanjakan fans dengan sajian terbaik.

  KARNAVAL

Karnaval SCTV 2010 mengunjungi kota ketiga, yaitu Bekasi. Acara berlangsung meriah di lapangan Sentra Bisnis Kota Harapan Indah, Bekasi Utara, Jawa Barat, sejak Jumat malam hingga Sabtu (24/4) malam.

  SCTV MUSIC AWARD

SCTV Music Awards merupakan perhelatan besar bagi para pemusik di Tanah Air sekaligus ajang untuk membangkitkan industri musik nasional. Pergelaran ini juga sebagai ajang apresiasi terhadap insan musik Indonesia.

  PLAYLIST

Dengan semangat menghimpun persepsi positif dari fans terhadap artis idolanya, Playlist sebisa mungkin menghindari isi acara yang mengarah pada persepsi negatif terhadap artis. Playlist menampilkan empat bintang tamu yang terdiri dari dua grup band atau solo artis, dan dua artis sinetron/film.

Chart Most Viewed
  1. Onad feat Posan & Bagas - Santai
  2. Killing Me Inside - Melangkah
  3. Sansan 'Pee Wee Gaskins' - Beautiful
  4. Ungu - Apa Sih Maumu
  5. Setia Band - Jangan Ngarep
iconRSS Feeds 
iconRSS2 Feeds