New Release
New Album
Detail Berita
David Harrington Hipnotis Pengunjung Konser Amal
Azwin Nugraha
15/02/2010 22:56 | Konser Musik
Azwin Nugraha
David Harrington
15/02/2010 22:56 | Konser Musik
Liputan6.com, Denpasar: David Harrington, pianis ternama dari Jerman, meramaikan konser amal yang digelar di Le Meridien Nirwana Golf + Spa Resort, kawasan Tanah Lot, Denpasar, Bali. Dalam aksinya, tarian jemari Harrington di atas tuts, berhasil memukai ratusan pengunjung yang datang ke konser tersebut, Senin (15/2).
Dwi Lisminarni, salah seorang panitia, menggambarkan permainan Harrington sebagai konser yang menghibur. "Hati penikmat musik yang hadir mampu dia (David) menangkan dengan gaya panggungnya yang unik," kata Dwi.
Harrington berhasil menghipnotis para penikmat konser yang datang ketika ia membawakan Phantom of the Opera dan Nasenboogie dengan 11 jari. Bagaimana bisa? Ternyata, Harrington menggunakan hidungnya sebagai jari tambahan. Tak ayal, aksi panggungnya membuat anak-anak yang datang menyaksikan konser tersebut terpesona.
Sekadar informasi, Harrington kali pertama terjun ke duna musik pada usia delapan tahun, setelah memenangi Kompetisi Piano TELDEC. Bayangkan, piala pertamanya didapat setelah memulai kursus privat piano pada usia lima tahun. Setelah menamatkan pendidikannya dengan subjek piano, Harrington memulai karier sebagai penyanyi profesional di Berlin dan Hamburg, Jerman. Setelah ia memperoleh gelar Master of Arts, Harrington fokus pada teater musikal di Universitas Free, Berlin.
Setelah itu, beragam karya di bidang teater musikal terus lahir, hingga Harrington menjadi penata musik sejumlah pergelaran drama musikal teater dunia. Mulai dari Grease, Phantom of the Opera, Cats, I Was Never Even in New York, dan sebagai direktur musik di Teater Schmidt`s, Hamburg.(ASW/ANS/Ant)
Dwi Lisminarni, salah seorang panitia, menggambarkan permainan Harrington sebagai konser yang menghibur. "Hati penikmat musik yang hadir mampu dia (David) menangkan dengan gaya panggungnya yang unik," kata Dwi.
Harrington berhasil menghipnotis para penikmat konser yang datang ketika ia membawakan Phantom of the Opera dan Nasenboogie dengan 11 jari. Bagaimana bisa? Ternyata, Harrington menggunakan hidungnya sebagai jari tambahan. Tak ayal, aksi panggungnya membuat anak-anak yang datang menyaksikan konser tersebut terpesona.
Sekadar informasi, Harrington kali pertama terjun ke duna musik pada usia delapan tahun, setelah memenangi Kompetisi Piano TELDEC. Bayangkan, piala pertamanya didapat setelah memulai kursus privat piano pada usia lima tahun. Setelah menamatkan pendidikannya dengan subjek piano, Harrington memulai karier sebagai penyanyi profesional di Berlin dan Hamburg, Jerman. Setelah ia memperoleh gelar Master of Arts, Harrington fokus pada teater musikal di Universitas Free, Berlin.
Setelah itu, beragam karya di bidang teater musikal terus lahir, hingga Harrington menjadi penata musik sejumlah pergelaran drama musikal teater dunia. Mulai dari Grease, Phantom of the Opera, Cats, I Was Never Even in New York, dan sebagai direktur musik di Teater Schmidt`s, Hamburg.(ASW/ANS/Ant)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Info Program
INBOX
BY REQUEST
HIP HIP HURA
MUSIK SPESIAL
KARNAVAL
SCTV MUSIC AWARD
PLAYLIST
Newcomer
Chart Most Viewed
- Onad feat Posan & Bagas - Santai
- Killing Me Inside - Melangkah
- Sansan 'Pee Wee Gaskins' - Beautiful
- Ungu - Apa Sih Maumu
- Setia Band - Jangan Ngarep
