New Release
New Album
Detail Berita
Penggemar Whitney Houston Berduka
Rizki Gunawan
12/02/2012 18:07 | Obituari
Rizki Gunawan
12/02/2012 18:07 | Obituari
Liputan6.com, Los Angeles: Kematian penyanyi bersuara emas Whitney Houston menyisakan duka bagi penggemarnya. Mereka berkumpul di Hotel Beverly Hilton, tempat Whitney ditemukan tewas. Mereka datang ke hotel mewah tersebut untuk menyatakan duka citanya dan ingin mengetahui penyebab kematian sang diva pop berusia 48 tahun itu. Mereka bersikeras ingin mendapatkan informasi rinci tentang kronologi kematian Whitney.
Sampai saat ini pihak kepolisian masih menyeldiki penyebab kematiannya. Dilaporkan sebelumnya, Whitney sempat menghadiri pesta Pre-Grammy yang digelar sang produser, Clive Davis. Sebelum menghembuskan napas terakhir, penyanyi legendaris tersebut sempat ditolong oleh tim paramedis yang berupaya menyadarkannya. Polisi menyatakan akan mengambil alih jenazah untuk keperluan penyelidikan.
Berhembus kabar, Whitney tewas karena ketergantungan narkoba dan alkohol. Pasalnya, penyanyi peraih enam Grammy Awards ini memang terbukti kecanduan narkoba dan alkohol selama beberapa bulan terakhir. Ketergantungannya dengan obat-obatan terlarang diduga turut mempengaruhi warna vokalnya hingga berakibat pada anjloknya penjualam album.
Selain itu, Whitney juga dikabarkan sedang mengalami krisis keuangan hingga harus berutang kepada teman-temannya. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan ABC, Whitney sempat menyatakan bahwa ia tidak dapat membedakan apakah narkoba itu merupakan sahabat atau musuh terbesarnya.
Penyanyi berdarah Amerika-Afrika ini mengawali kariernya pada usia 11 tahun sebagai penyanyi gereja di kampung halamannya, New Jersey. Kemudian, ia diorbitkan produser Clive Davis pada 1985 dengan menghasilkan album perdana bertajuk Whitney Houston. Album tersebut langsung meledak di pasaran dengan sejumlah lagu hits, seperti Saving All My Love For You dan Greatest Love of All.
Sejak saat itu, kariernya melejit dan menghasilkan sekitar 170 album selama dua dekade. Pencapaiannya kian dikukuhkan dengan sederet penghargaan yang diraihnya. Tercatat dua Emmy Awards dan enam Grammy Awards telah diraihnya di samping berbagai penghargaan lainnya.
Selain berkontribusi di dunia tarik suara, Whitney juga pernah menjajal dunia seni peran. Sejumlah film pun ia bintangi, termasuk film The Bodyguard yang membuatnya beradu akting dengan aktor kawakan Kevin Costner. Tak hanya sukses dalam filmnya, pelantun tembang Heartbreak Hotel itu juga sukses dengan soundtrack I Will Always Love You.
Penikahannya dengan Bobby Brown juga sempat menjadi berita besar. Namun, bahtera rumah tangga yang dikaruniai seorang anak bernama Bobby Kristina itu tidak berjalan mulus.
Setelah merilis album baru I Look to You pada 2009, Whitney seakan tenggelam. Kiprahnya di dunia hiburan pun meredup dan jarang tampil di depan publik hingga akhirnya ia muncul dengan kabar duka. Sabtu sore, sekitar pukul 16.00 waktu setempat Whitney tutup usia. Selamat Jalan Whitney.(RZK/ADO)
Sampai saat ini pihak kepolisian masih menyeldiki penyebab kematiannya. Dilaporkan sebelumnya, Whitney sempat menghadiri pesta Pre-Grammy yang digelar sang produser, Clive Davis. Sebelum menghembuskan napas terakhir, penyanyi legendaris tersebut sempat ditolong oleh tim paramedis yang berupaya menyadarkannya. Polisi menyatakan akan mengambil alih jenazah untuk keperluan penyelidikan.
Berhembus kabar, Whitney tewas karena ketergantungan narkoba dan alkohol. Pasalnya, penyanyi peraih enam Grammy Awards ini memang terbukti kecanduan narkoba dan alkohol selama beberapa bulan terakhir. Ketergantungannya dengan obat-obatan terlarang diduga turut mempengaruhi warna vokalnya hingga berakibat pada anjloknya penjualam album.
Selain itu, Whitney juga dikabarkan sedang mengalami krisis keuangan hingga harus berutang kepada teman-temannya. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan ABC, Whitney sempat menyatakan bahwa ia tidak dapat membedakan apakah narkoba itu merupakan sahabat atau musuh terbesarnya.
Penyanyi berdarah Amerika-Afrika ini mengawali kariernya pada usia 11 tahun sebagai penyanyi gereja di kampung halamannya, New Jersey. Kemudian, ia diorbitkan produser Clive Davis pada 1985 dengan menghasilkan album perdana bertajuk Whitney Houston. Album tersebut langsung meledak di pasaran dengan sejumlah lagu hits, seperti Saving All My Love For You dan Greatest Love of All.
Sejak saat itu, kariernya melejit dan menghasilkan sekitar 170 album selama dua dekade. Pencapaiannya kian dikukuhkan dengan sederet penghargaan yang diraihnya. Tercatat dua Emmy Awards dan enam Grammy Awards telah diraihnya di samping berbagai penghargaan lainnya.
Selain berkontribusi di dunia tarik suara, Whitney juga pernah menjajal dunia seni peran. Sejumlah film pun ia bintangi, termasuk film The Bodyguard yang membuatnya beradu akting dengan aktor kawakan Kevin Costner. Tak hanya sukses dalam filmnya, pelantun tembang Heartbreak Hotel itu juga sukses dengan soundtrack I Will Always Love You.
Penikahannya dengan Bobby Brown juga sempat menjadi berita besar. Namun, bahtera rumah tangga yang dikaruniai seorang anak bernama Bobby Kristina itu tidak berjalan mulus.
Setelah merilis album baru I Look to You pada 2009, Whitney seakan tenggelam. Kiprahnya di dunia hiburan pun meredup dan jarang tampil di depan publik hingga akhirnya ia muncul dengan kabar duka. Sabtu sore, sekitar pukul 16.00 waktu setempat Whitney tutup usia. Selamat Jalan Whitney.(RZK/ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Info Program
INBOX
BY REQUEST
HIP HIP HURA
MUSIK SPESIAL
KARNAVAL
SCTV MUSIC AWARD
PLAYLIST
Newcomer
Chart Most Viewed
- Onad feat Posan & Bagas - Santai
- Killing Me Inside - Melangkah
- Sansan 'Pee Wee Gaskins' - Beautiful
- Ungu - Apa Sih Maumu
- Setia Band - Jangan Ngarep
